7/01/2021

1.4.a.10.1 Aksi Nyata - Budaya Positif - Unggah Aksi Nyata

DAFTAR ISI [Buka]

Nunung Komalasari, S.Pd
TK Miftahul Haq-Paseh
Calon Guru Penggerak Angkatan 2
Kabupaten Bandung

Fasilitator: Eva Farida Agustina, M. M.Pd
Pendamping: Iim Karimah, M. Pd

Budaya Positif  (Membuat Kesepakatan Kelas)


A. Latar Belakang

    Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.(UU No. 20 Th 2003 Ttg Sisdiknas).

Ki Hajar Dewantara (KHD) mengingatkan bahwa tujuan pendidikan adalah menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat.

Guru diharapkan memiliki nilai-nilai positif yang dibutuhkan  untuk  membentuk karakter  pelajar pancasila  dengan memberi contoh  (Ing Ngarso Sung Tulodho) dan melakukan habituasi atau pembiasaan yang konsisten di Sekolah.  Karena itu, sangat penting bagi guru untuk dapat  mengembangkan budaya positif di sekolah  agar  dapat menumbuhkan motivasi intrinsik  dalam diri murid-muridnya untuk menjadi pribadi yang bertanggung jawab  dan berbudi pekerti luhur.

    Salah satu Budaya Positif yang dapat diterapkan di sekolah adalah Kesepakatan Kelas. Kesepakatan kelas adalah keputusan yang diambil bersama warga kelas dan dapat di terima dengan lapang dada oleh seluruh warga kelas. Kesepakatan Kelas di setujui oleh Kepala Sekolah, disepakati oleh murid dan di ketahui oleh orang tua murid.

B. Tujuan
  • Menumbuhkan rasa tanggung jawab
  • Membentuk budaya disiplin positif
C. Tolok Ukur
  • Peserta didik memunculkan karakter tanggung jawab pada dalam diri Anak Didik
  • Terbentuknya disiplin positif pada diri Anak Didik
  • Peserta didik mempunyai karakter saling menghargai
D. Hasil Aksi Nyata yang Dilakukan

    Langkah-langkah yang saya lakukan dalam membuat kesepakatan kelas yaitu berdiskusi dengan Kepala Sekolah selaku pemangku kepentingan di sekolah. berdiskusi melalui tanya jawab dan cerita tentang keadaan kelas yang nyaman dengan murid. 
    Menggunakan bahasa sederhana, menampung ide atau masukan dari anak-anak terkait dengan kesepakatan kelas yang akan disusun, kemudian menyimpulkan ide anak-anak yang dapat dijadikan rujukan aturan kelas, Menuliskan kesepakatan kelas yang telah disepakati dalam bentuk tulisan dan gambar, melakukan refleksi dan evaluasi terkait dengan kesepakatan kelas yang telah dibuat. 
    Setelah Kesepakatan Kelas di buat maka langkah selanjutnya di beritahukan kepada orang tua dalam kegiatan home visit sehingga kesepakatan itu dilaksanakan dengan optimal. 

E. Refleksi

1. Keberhasilan
  • Kesepakatan Kelas dengan melibatkan Anak Didik dapat membentuk karakter anak-anak menjadi lebih bertanggung jawab 
  • Membuat susana kelas cukup kondusif.
  • Guru dapat dengan mudah mengingatkan anak-anak apabila ada yang melanggar  kesepakatan.
  • Anak-anak saling mengingatkan untuk mentaati kesepakatan.
2. Hasil yang Kurang Optimal
  • Anak-anak kurang paham atas Kesepakatan kelas yang dibuat
  • Masih ada yang melanggar kesepakatan
F. Rencana Perbaikan

 Aksi Nyata dari kesepakatan kelas yang telah dibuat terdapat beberapa hasil yang kurang optimal salah satunya yaitu: Anak-anak Usia Dini kurang paham akan penerapan kesepakatan tersebut.
    Rencana dari perbaikan adalah dengan mencoba membuat konsep gambar yang di tempel di ruang kelas dan setiap anak yang akan masuk kelas harus menyentuh gambar tersebut dengan maksud anak memilih aturan yang mereka inginkan. 
    Lebih kreatif lagi untuk memotivasi ide-ide cemerlang anak-anak agar lebih kritis dan harus lebih kreatif dalam membuat poster atau gambar sehingga anak-anak mudah mengingat kesepakatan tersebut.
    Pada Akhir pembelajaran selalu memberi apresiasi tepuk tangan atau memberi bintang kepada anak-anak atas perilaku mereka yang telah mentaati kesepakatan dan untuk memotivasi agar mereka lebih menghargai kesepakatan tersebut.

G. Dokumentasi Proses Pelaksanaan Aksi Nyata

Membuat Kesepakatan Kelas secara Daring dengan memanfaatkan Google Meet

Dokumentasi pada saat awal pembelajaran dan prolog untuk membuat kesepakatan kelas secara tatap muka

Dokumentasi pada saat menunjuk gambar Kelas yang Kondusif dan beberapa pilihan kesepakatan aturan

Dokumentasi menuliskan kesepakatan kelas dan rencana pembelajaran

Gambar menjiplak tangan sebagai tanda kesepakatan kelas

Papan Impian/kumpulan prestasi hasil kesepakatan kelas

Dokumentasi diambil sebelum zona merah/masih zona hijau
Mencoba membuat kesepakatan dengan gambar yang dipilih sesuai dengan keinginan anak-anak.


bm

Dikatakan sukses seorang ibu apabila sudah bisa menghantarkan anaknya kepada Islam yang kaffah.

Posting Komentar

Mohon berikan komentar yang dengan menggunakan bahasa yang sopan dan sesuai dengan topik yang dibahas.

avatar
Admin Noeng Blog Online
Welcome to Noeng Blog blog